Pengertian Memori Beserta Fungsi, Karakteristik, Jenis-Jenis dan Cara Kerja Memori
Pengertian
Memori

Memori atau yang disebut sebagai memori fisik ataupun memori
internal adalah media yang menyimpan data atau informasi sementara pada
komputer . Memori merupakan komponen yang penting didalam suatu komputer yang
berada didalam CPU (Central Processing Unit). Memori
ini akan menyimpan setiap program dan data yang diproses oleh prosesor.
Adapun data atau informasi yang disimpan didalam memori ini
bersifat sementara karena data hanya akan tersimpan selama komputer menyala
atau hidup. Jadi, ketika komputer dimatikan maka data yang disimpan di memori
akan hilang. Oleh karena itulah, sebelum Anda mematikan komputer, simpanlah
semua data Anda kedalam media
penyimpanan permanen (tetap) di media penyimpanan berbasis disk
seperti hard disk dan floopy disk.
1. RAM (Random-Access Memory)
RAM digunakan untuk
menyimpan data sementara yang dapat segera diakses oleh prosesor saat
diperlukan. Karena bersifat sementara maka ketika komputer dimatikan maka data
akan juga terhapus. Penyimpanan data dilakukan secara acak dan pengaksesan data
oleh prosesor juga dilakukan secara acak.
2. ROM (Read-Only-Memory)

Pengertian Memori Beserta
Fungsi, Karakteristik, Jenis-Jenis dan Cara Kerja Memori
NABILAH HANNANI UPDATED: 20
FEBRUARI 2020
Anda tentunya sudah tidak
asing lagi dengan komponen yang satu ini. Memori merupakan salah satu
komponen penting didalam sebuah komputer.
Nah, pada artikel ini, saya akan menjelaskan mengenai
pengertian, fungsi, karakteristik, dan cara kerja memori internal. Sama halnya
pada perangkat lainnya (selain komputer), memori digunakan untuk
menyimpan data/informasi sementara.
Beberapa dari kita mungkin
sudah memiliki pengetahuan dasar mengenai apa itu memori dan fungsinya. Tapi,
apakah kita telah mengetahui pengertian dan fungsi memori secara detail serta
apa karakteristik, dan bagaimana cara kerja memori internal? Untuk informasi
lebih lanjut mengenai pengertian memori internal, mari simak penjelasan dibawah
ini.
Pengertian
Memori

Memori atau yang disebut sebagai memori fisik ataupun memori
internal adalah media yang menyimpan data atau informasi sementara pada
komputer . Memori merupakan komponen yang penting didalam suatu komputer yang
berada didalam CPU (Central Processing Unit). Memori
ini akan menyimpan setiap program dan data yang diproses oleh prosesor.
Adapun data atau informasi yang disimpan didalam memori ini
bersifat sementara karena data hanya akan tersimpan selama komputer menyala
atau hidup. Jadi, ketika komputer dimatikan maka data yang disimpan di memori
akan hilang. Oleh karena itulah, sebelum Anda mematikan komputer, simpanlah
semua data Anda kedalam media
penyimpanan permanen (tetap) di media penyimpanan berbasis disk
seperti hard disk dan floopy disk.
Berikut dibawah ini beberapa jenis memori fisik atau internal.
1. RAM (Random-Access Memory)

RAM digunakan untuk menyimpan data sementara yang dapat segera diakses oleh
prosesor saat diperlukan. Karena bersifat sementara maka ketika komputer
dimatikan maka data akan juga terhapus. Penyimpanan data dilakukan secara acak
dan pengaksesan data oleh prosesor juga
dilakukan secara acak.
2. ROM (Read-Only-Memory)

ROM adalah media penyimpanan yang bersifat permanen dan tidak memungkinkan data
didalamnya dapat dimodifikasi. Artinya data pada ROM hanya dapat diakses dan
dibaca oleh pengguna tanpa bisa dimodifikasi. Vendor komputer yang akan
menyediakan ROM pada komputer yang berisi program ataupun data. Pada
komputer, ROM umumnya disebut sebagai BIOS (Basic Input/Output System) atau ROM-BIOS.
3. SRAM (Static Random-Access Memory)
SRAM merupakan jenis
RAM yang menyimpan data didalamnya selama komputer masih
menyala. Berbeda dengan DRAM yang perlu disegarkan secara periodik. Kemampuan
tersebut dikarenakan SRAM dirancang menggunakan transistor tanpa kapasitor.
Pastinya, SRAM lebih mahal dan lebih cepat dibandingkan DRAM.
4. DRAM (Dynamic Random-Access Memory)
DRAM merupakan jenis RAM yang banyak digunakan didalam komputer
sebagai memori utama yang harus disegarkan oleh CPU secara berkala agar data
didalamnya tidak hilang. DRAM ini lebih lambat dari SRAM (Static Random-Access Memory).
5. SDRAM (Sychronous Dynamic Random-Access Memory)
SDRAM adalah jenis DRAM (memori komputer dinamis) yang
termasuk memori komputer kategori solid-state yang telah
disinkronisasi oleh clock system dimana
kecepatannya lebih tinggi dari DRAM.
6. CMOS (Compmentary Meta-Oxyde
Semiconductor)
CMOS adalah sebuah chip
dari rangkaian terintegrasi yang digunakan di mikroprosesor, RAM statis,
pengontrol mikro, dan sirkuit logika digital lainnya. CMOS sendiri merupakan
bagian dari ROM.
Bukan hanya di sirkuit digital,
CMOS juga digunakan di sirkuit analog seperti pengubah data, sensor gambar, dan
trimancar teringtegrasi. Chip ini menggunakan baterai sebagai sumber dayanya.
Nah, di CMOS inilah, berbagai pengaturan dasar komputer dilakukan dan disimpan
seperti memuat sistem operasi dan pengaturan tanggal dan jam sistem.
7. DIMM (Dual in-line memory module)
DIMM terdiri dari serangkaian sirkuit terpadu DRAM. Modul-modul
tersebut dipasang pada papan sirkuit dan didesain untuk digunakan pada komputer
personal, server dan workstation. Terdiri dari 2
kecepatan yaitu 00MHz (PC100) dan 133MHz (PC133). DIMM 168 PIN.
8. Cache Memory
Cache Memory merupakan memori yang berukuran kecil, bersifat sementara, dan
berkecepatan tinggi yang digunakan untuk menyimpan data ataupun instruksi yang
sering diakses. Cache
memory menjembatani aliran data diantara
prosesor dengan memori utama atau RAM yang biasanya berkecepatan rendah.
Harga dari memori ini juga lebih mahal daripada memori
utamanya. Cache memory berguna
agar pemroses mengacu kepada cache
memory yang kecepatan aksesnya lebih tinggi sehingga kinerja
sistem meningkat.
Fungsi
Memori

Memori internal berfungsi
sebagai pengingat sebagai media penyimpanan data ataupun program yang bersifat
sementara. Dengan kata lain, jika komputer mati maka data pun akan hilang.
Dalam penggunaannya, memori internal diakses secara langsung oleh prosesor.
Adapun fungsi utama dari memori internal adalah
§ Menyimpan
data dari peranti masukan sampai data dikirimkan ke ALU (Arithmetic and Logic Unit) untuk diproses lebih
lanjut.
§ Menyimpan
daya hasil pemrosesan ALU (Arithmetic and Logic Unit) sebelum
dikirim ke peranti keluaran.
§ Menampung
instruksi ataupun program dari peranti masukan ataupun dari peranti pengingat
sekunder.
Karakteristik
Memori
Berikut dibawah ini
beberapa karakteristik dari memori internal.
Penyimpanan
Magnetik (Magnetic Disk)
Penyimpanan Magnetik
merupakan media penyimpanan yang termasuk ke dalam penyimpanan sekuder
(secondary storage) yang paling banyak dipakai pada sistem komputer modern.

Kelebihan dan
Kekurangan
·
Kelebihan : Kapasitas penyimpanan pada media ini lebih besar
dari media penyimpanan lainnya bahkan sudah mencapai Petabyte dan Kecepatan
akses datanya tinggi.
·
Kekurangan : Harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan media
penyimpanan lainnya.
Cara Kerjanya : (Hanya beberapa)
Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan kecepatan yang sangat
tinggi. Ada sebuah read−write head yang ditempatkan di atas permukaan piringan
tersebut. Permukaan disk terbagi atas beberapa track yang masih terbagi lagi
menjadi beberapa sektor. Cakram fixed−head memiliki satu head untuk tiap−tiap
track, sedangkan cakram moving−head (atau sering dikenal dengan nama cakram
keras ) hanya memiliki satu head yang harus dipindah−pindahkan untuk mengakses
dari satu track ke track yang lainnya.
Macam-macam media dari
Magnetik Disk :
·
DISKET

Pada tahun 1969, floppy
disk pertama kali diperkenalkan. Saat itu hanya bisa membaca (read-only), jadi
ketika data tersimpan tidak dapat dimodifikasi maupun dihapus. Ukurannya 8 inch
dan dapat menyimpan data sekitar 80kB. Empat tahun kemudian, floppy disk yang
sama muncul dan dapat menyimpan data sebanyak 256kB. Selain itu, memiliki
kemampuan dapat ditulis kembali (writeable). Perkembangan selanjutnya, pada
tahun 1990 lahir disk dengan ukuran 3 inci yang dapat menyimpan data sekitar
250 MB, atau biasa disebut juga Zip disk.
·
HARDDISK

Hard disk adalah jenis
disk yang bersifat tetap, tidak perlu dikeluar-masukkan sebagaimana disket
floppy. Umumnya terbuat dari bahan logam padu yang berbentuk piringan atau pelat.
Sebuah hard disk biasanya terdiri dari lebih satu piringan atau lempengan yang
dilapisi dengan oksida besi. Cara penyimpanan datanya hampir sama dengan disket
floppy. Bahan hard disk yang keras dan kapasitas simpannya yang lebih besar,
juga membedakannya dari disket floppy yang bahannya relatif elastis.
·
FLASHDISK

Flashdisk adalah piranti penyimpan dari floppy drive jenis lain
dengan menggunakan kabel interface jenis USB (Universal Serial Bus). Flash
drive ini bisa dibaca dan ditulis, sangat praktis dan ringan dengan ukuran
berkisar 50 x 15 x 6 mm. Bahkan untuk saat ini, ukurannya semakin kecil dengan
kapasitas yang jauh lebih besar, hingga mencapai 1 TB.
·
MEMORY CARD

Media penyimpanan yang
banyak dipakai pada peralatan computer dan elektronik, seperti kamera digital,
laptop, handphone, ipod serta video gam console
·
ZIP DRIVE

Merupakan media penyimpanan
magnetic dengan head yang sangat kecil dan dapat menampung data hingga 750 MB.
Format ini menjadi yang paling populer di antara produk-produk jenis
super-floppy tetapi tidak pernah mencapai status standar untuk menggantikan
floppy disk 3,5 inci. Kemudian, CD-RW menggantikan posisi disk Zip, dan perekam CD internal dan eksternal Zip-650 atau Zip-CD
tersebut dijual dengan merek Zip.
2.
Penyimpanan Optical (Optical Disk)
Penyimpanan optical
adalah media yang menyimpan data komputer yang dapat ditulis dan dibaca dengan
menggunakan laser bertenaga rendah.

Kelebihan dan
Kekurangan
·
Kelebihan : Beratnya lebih ringan dari beberapa media penyimanan
Magnetic Disk.
·
Kekurangan : Kapasitas memorinya lebih kecil dari Magnetic Disk
dan Jika tergores maka resikonya data tidak akan terbaca.
Cara Kerjanya : Media penyimpanan
tersebut berputar dengan sangat kencang (putaran tersebut mempengaruhi
kecepatan transfer data) dengan membaca data melalui optik yang berada pada
perangkat pembacanya.
Macam-macam media dari
Magnetik Disk :
·
CD

CD (compact disk) atau
laser optical disk merupakan jenis piringan optik yang pertama kali muncul.
Pembacaan dan penulisan data pada piringan ditangani melalui sinar laser. Oleh
karena itu kecepatan akses piringan optis jauh lebih tinggi daripada disket. Di
pasaran terdapat sedikitnya tiga macam piringan optik berbeda yang ditawarkan
sesuai dengan kebutuhan, yaitu CD-ROM, CD-WORM, dan CD-Rewriteable.
·
CD-ROM

Dewasa ini compact disk
(CD) banyak dipakai untuk media penyimpanan data. CD yang dipakai untuk
menyimpan data yang sifatnya read only atau hanya dapat dibaca, namanya dikenal
dengan CD-ROM. Pada umumnya produk-produk CD-ROM merupakan suatu pangkalan data
(database), yang pengoperasiannya memerlukan paling sedikit seperangkat
personal komputer dengan hard disk, CD drive, dan printer bila diperlukan. Data
yang disimpan pada CD-ROM dapat berupa teks, grafik, gambar dan sebagainya.
CD-ROM sesuai untuk menyimpan informasi yang sifatnya statis seperti arsip,
kamus, ensiklopedia dan sebagainya. Sebagai media penyimpan data, CD-ROM
memiliki sejumlah keunggulan.
·
WORM
CD-WORM kepanjangan dari
Write once read many dapat ditulisi melalui komputer. Sesuai dengan namanya,
perekaman hanya bissa dilakukan sekali. Sesuda perekaman, isinya tidak dapat
diubah. CD ini berguna untuk menyimpan dokumen, rancangan gambar, lagu dan
lain-lain yang dimaksudkan sebagai cadangan. CD ini sering dijual dengan label
CD-R atau CD-Recordable.
·
CD-RW (compact disk rewiteable)

CD-RW Drive menggunakan
sinar laser merah untuk menulis informasi dari komputer ke merekam discs, baik
CD-R discs, yang tidak dapat dihapus, atau CD-RW discs, yang dapat terhapus dan
tercatat sekitar 1000 kali.CD-RW drive yang digunakan untuk membuat CD audio,
yang dapat diputar di hampir semua player, atau data discs, yang berguna untuk
membuat cadangan atau mentransfer file.
·
DVD (Digital Video Disc)

DVD adalah generasi
lanjutan dari teknologi penyimpanan dengan menggunakan media optical disc. DVD
memiliki kapastias yang jauh lebih besar daripada CD-ROM biasa, yaitu mencapai
9 Gbytes. Teknologi DVD ini sekarang banyak dimanfaatkan secara luas oleh
perusahaan musik dan film besar, sehingga menjadikannya sebagai produk
elektronik yang paling diminati dalam kurun waktu 3 tahun sejak diperkenalkan
pertama kali. Perkembangan teknologi DVD-ROM pun lebih cepat dibandingkan
CD-ROM. 1x DVD-ROM memungkinkan rata-rata transfer data 1.321 MB/s dengan
rata-rata burst transfer 12 MB/s.
1. Lokasi Memori
Memori internal yang sering
disebut sebagai memori fisik, primer ataupun utama, terletak didalam CPU
dan bersifat internal terhadap sistem komputer. Nah, memori internal sendiri
biasanya menggunakan media RAM.
2. Kapasitas Memori
Biasanya, kapasitas memori internal dinyatakan dalam
bentuk byte (1
byte = 8 bit) atau word.
Panjang word pada
umumnya adalah 8, 16, dan 32 bit.
3. Satuan Transfer
Apa itu satuan transfer?
Satuan transfer itu sama dengan jumlah saluran data yang masuk dan keluar dari
modul memori. Nah, untuk memori internal (memori utama), satuan transfer
adalah jumlah bit yang dibaca atau dituliskan ke dalam memori pada suatu saat.
Mari kita lihat penjelasan
dibawah ini.
Word
Word biasanya sama dengan
jumlah bit yang digunakan untuk merepresentasikan bilangan dan panjang
instruksi kecuali VAX dan CRAY-1.
§ CRAY-1 memiliki panjang word 64
bit dengan memakai representasi integer 24 bit.
§ VAX memiliki panjang instruksi yang beragam dengan
ukuran word 32 bit.
Addressable Units
Pada beberapa sistem, addressable
unit sama dengan word.
Adapun, hubungan antara panjang suatu alamat (A) dengan jumlah addressable unit (N) adalah 2A =
N.
4. Metode Akses Memori
Berikut dibawah ini empat
metode akses memori.
Sequential Access
§ Memori diorganisasikan menjadi unit-unit data yang
disebut sebagai record.
§ Akses pada memori dibuat ke dalam bentuk urutan linier
yang spesifik atau jelas.
§ Untuk memisahkan record yang ada dan membantu proses
pencarian maka digunakan informasi pengalamatan.
§ Mekanisme baca atau tulis (shared
read/write mechanism) digunakan secara bersama-sama dengan
menuju lokasi yang diinginkan untuk mengeluarkan record.
§ Sangat beragamnya waktu access
record.
§ Contoh dari sequential access adalah
akses pada pita magnetik.
Direct Access
§ Direct access juga menggunakan mekanisme baca atau
tulis (shared read/write mechanism) tetapi setiap record dan
blok memiliki alamat yang unik/khas berdasarkan lokasi fisiknya.
§ Pengaksesan pada memori dilakukan secara langsung
terhadap kisaran umum (general vicinity) untuk
mencapai lokasi akhir.
§ Beragamnya waktu aksesnya.
§ Contoh dari direct access adalah
akses pada disk.
Random Access
§ Setiap lokasi bisa dipilih secara acak dan diakses
serta diberi alamat secara langsung.
§ Waktu akses pada lokasi tertentu bersifat konstan dan
tidak bergantung pada urutan akses sebelumnya.
§ Contoh dari random access adalah sistem
memori utama.
Associative Access
§ Setiap word dapat ditemukan
berdasarkan isinya dan bukan alamatnya.
§ Setiap lokasi mempunyai mekanisme pengalamatannya
tersendiri.
§ Waktu pencariannya tidak bergantung secara konstan
terhadap pola akses sebelumnya ataupun lokasi.
§ Contoh dari associative access adalah
memori cache.
5. Kinerja Memori
Berikut dibawah ini tiga
buah parameter untuk mengukur kinerja sistem memori.
Waktu Akses (Access Time)
Untuk memori internal atau RAM, waktu akses adalah waktu yang
diperlukan untuk melakukan operasi baca atau tulis (read/write).
Waktu Siklus (Cycle Time)
Waktu siklus adalah
penjumlahan dari waktu akses dan waktu transien hingga sinyal menghilang dari
saluran sinyal atau untuk menghasilkan kembali data jika data ini dibaca secara
destruktif.
Laju Pemindahan (Transfer Rate)
Transfer rate merupakan
kecepatan pemindahan data ke unit memori ataupaun data yang ditransfer dari
unit memori. Pada memori internal atau RAM, transfer rate sama dengan
1/waktu siklus.
6. Jenis Fisik Memori
Adapun jenis fisik memori internal atau RAM adalah memori
semikonduktor. Jenismemori ini memakai teknologi LSI atau VLSI (very large scale integration).
7. Karakteristik Fisik Memori
Memori internal atau RAM termasuk memori Volatile yang artinya bersifat
sementara. Kenapa bersifat sementara? Karena data akan hilang jika komputer
mati atau tidak dialiri listrik. Jadi, memori internal ini hanya digunakan
untuk menyimpan program-program atau data yang sedang digunakan oleh CPU saja.
8. Organisasi
Organisasi adalah pengaturan bit dalam
penyusunan word secara
fisik. Kecepatan dan kapasitas memori dibedakan berdasarkan hierarki memori.
Hierarki ini disusun mulai dari jenis memori yang paling cepat sampai yang
paling lambat, disusun dari kapasitas yang paling kecil sampai yang paling
besar, dan disusun dari harga tiap bit memorinya dari yang paling
mahal sampai yang paling murah.
Cara
Kerja Memori
Memori berbentuk seperti sel yang terdiri dari sepotong kecil
informasi. Informasi didalam memori dapat berupa data ataupun instruksi kepada
komputer untuk melakukan sesuatu. Data didalam memori dapat menjadi suatu
perintah untuk keadaan tertentu. Informasi disimpan didalam memori sebagai
angka biner. Nah, informasi yang masih belum berbentuk biner nantinya akan di-encoded (diuraikan) oleh instruksi-instruksi yang akan
memecahkannya menjadi urutan angka.
Instruksi pemecahan informasi yang lebih kompleks dapat
digunakan untuk menyimpan suara, gambar, video dan beragam informasi lainnya.
Nah, informasi yang disimpan dalam satu sel itulah yang disebut sebagai byte. Memori bisa ditulis dan dihapus berulang kali sesuai dengan
penggunaannya.
Setiap alamat dari lokasi memori dituliskan dalam bilangan
heksadesimal (basis 16). Kemudian, CPU akan melacak lokasi tersebut lalu
membaca dan menulis data. Adapun, transistor dan kapasitor didalam chip memori,
diatur dalam bentuk baris dan juga kolom. Memori internal komputer yang paling
umum adalah RAM (Random Access
Memory) yang mampu menyimpan data sementara secara optimal dikarenakan
dapat mengambil dan menyimpan data dengan lebih cepat.
Penyimpan data sementara pada memori internal membutuhkan aliran
listrik artinya komputer haruslah menyala. Ketika komputer mati maka data pun
menghilang. Apa yang terjadi saat komputer dihidupkan? Nah, saat komputer
dinyalakan, beban BIOS (Basic
Input Output System) dari ROM (Read
– Only Memory), dan kontroler memori, mengecek semua alamat memori guna
memastikan tidak ada error di dalamnya.
Pada proses ini, BIOS akan menyediakan informasi dasar tentang
perangkat penyimpanan, susunan boot, dan juga komponen lainnya. Kemuidan,
sistem operasi akan dimuat dari hard drive ke sistem RAM sehingga memungkinkan CPU untuk mempunyai
akses langsung ke sistem operasi. Jadi, setiap aplikasi yang dijalankan pada
komputer akan dimuat ke dalam RAM. Dengan adanya memori komputer, maka proses
transfer data dapat menjadi lebih cepat.
Memori internal komputer bekerja dengan melibatkan proses yang
saling berhubungan diantara RAM dan ROM dengan CPU (Central Processing Unit) sebagai mediatornya.
Beberapa orang menambahkan RAM tambahan kedalam komputernya agar komputernya
dapat bekerja lebih baik dan lebih cepat sehingga mampu mendukung pekerjaan
mereka.
Komentar
Posting Komentar